1 Ketika Yosafat kaya dan sangat terhormat, ia menjadi besan Ahab. 2 Beberapa tahun kemudian, pergilah ia kepada Ahab di Samaria. Ahab menyembelih banyak kambing domba dan lembu sapi untuk dia dan rombongannya, dan mengajaknya untuk menyerang Ramot-Gilead. 3 Berkatalah Ahab, raja Israel, kepada Yosafat, raja Yehuda: "Maukah engkau pergi ke Ramot-Gilead bersama-sama aku?" Jawabnya kepadanya: "Kita sama-sama, aku dan engkau, rakyatmu dan rakyatku, aku akan bersama-sama engkau di dalam perang."
I. Pendahuluan
Dari mulanya Allah berfirman: “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja (Kej. 2:18), karena itu Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan. Namun kedahsyatan rencana Allah ini hendak ‘dihancurkan’ oleh iblis dengan membuat banyak orang memilih orang yang salah, berpacaran salah akhirnya menikah salah.
II. Menentukan pasangan teman hidup
Apa saja yang berperan dalam menentukan pasangan teman hidup:
1. Pendidikan dalam keluarga (apakah iman atau materi yang paling menonjol?)
2. Iman kita (sehingga kita menentukan yang sesuai kriteria Illahi)
3. Pergaulan kita
4. Kedewasaan kita
III. Apa peran keluarga dalam menolong anaknya menemukan pasangan teman hidup
1. Bicarakan sedini mungkin (jangan terlambat, setelah opini sudah terbentuk)
2. Jangan salah melarang. Buka pintu komunikasi
3. Hargai keterbukaan anak-anak
4. Hargai pilihannya
5. Batasi geraknya
6. Terlibat bersamanya
IV. Bagaimana menentukan pasangan yang dari Tuhan
1. Seiman
2. Yang membangun dan menuntun pada kemajuan
3. Yang saling melengkapi
4. Yang dapat menjalankan peran masing-masing dengan baik; laki-laki sebagai kepala dan wanita sebagai penolong
5. Yang bukan sekedar kita ‘sukai’ namun yang kita ‘perlukan’
V. Hal-hal yang harus dibuat di masa pacaran
1. Share vision
2. Bangun kebersamaan
3. Saling ‘membuka diri’ (buka topeng-topeng kepalsuan)
4. Mengenali keluarga masing-masing
5. Kenali ‘kelebihan’ dan ‘kekurangan’ pasangan kita.
VI. Penutup
Menemukan pasangan yang salah dapat menuntun kita pada keluarga yang penuh air mata
[ GL Ministry - Menjangkau, Menjamah, Melengkapi ]
Managed by GL Ministry - Online
taken from: http://www.glministry.com/wmprint.php?ArtID=234
No comments:
Post a Comment